Tuesday, January 29, 2019

Mengenal Deni Ranoptri, Duta Rumah Belajar Terbaik Tahun 2018

Duta Rumah Belajar 2018
Deni Ranoptri (Sebelah Kanan), Duta Rumah Belajar Terbaik 2018
Komunitas Ngopi | BAGI penjelajah dunia blogger, dan terutama dunia media sosial, nama Deni Demian Renovtri tentu tak asing. Sebab, pria yang berprofesi sebagai guru di Kalimantan Selatan itu telah malang melintang dalam dunia blogger sejak lama. Jejak digitalnya kini juga sangat mudah ditemukan. Bahkan untuk status pertemanan di facebook, ia membuat akun Deni Demian Renovtri II, sekedar untuk mewadahi mereka yang ingin berteman, akibat keterbatasan jumlah pertemanan di facebook.

Tahun 2018 lalu, Pria bernama asli Deni Ranoptri itu lolos mewakili Propinsi Kalimantan Selatan dalam mengikuti pemilihan Duta Rumah Belajar, sebuah event tahunan yang diselenggarakan oleh Kemdikbud melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom). Dalam ajang itu, ia terpilih sebagai Duta Rumah Belajar Terbaik setelah bersaing dengan wakil masing-masing propinsi di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, untuk mensosialisaikan laman Rumah Belajar, Pustekkom kembali menggelar pemilihan Duta Rumah Belajar Tahun 2018 melalui program PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK). Ada 4 level yang harus dilalui peserta, yaitu Literasi TIK dengan Bimtek Daring Level 1, level 2 berupa implementasi TIK dengan kegiatan yang juga bersifat daring. Jika kedua tahap ini lolos, peserta akan mengikuti level 3 berupa Kreasi TIK dengan Bimtek Tatap Muka yang dilaksanakan di Propinsi. Level 4 adalah Impelementasi TIK di Jakarta dengan peserta masing-masing propinsi satu orang yang lolos level 3. Dalam ajang itulah, Deni terpilih sebagai Duta Belajar Terbaik tahun 2018.

Deni Demian Renovtri adalah nama akun facebook. Aslinya adalah Deni Ranoptri. Ia dilahirkan di Tabalong, Kalimantan Selatan 36 tahun silam, tepatnya 3 Nopember 1983. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang dibesarkan di sebuah keluarga yang penuh dengan esederhanaan. Soal profesi sebagai guru, ia mengawali karirnya dengan menjadi seorang Guru Sekolah Dasar di perbatasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan tahun 2011.

Kondisi tempatnya mengajar bisa dibilang jauh dari fasilitas dan sarana prasarana yang lengkap. Justru berangkat dari ketertinggalan informasi dan materi-materi mengajar itulah, ia lantas belajar secara otodidak melalui internet. Semua itu diperlukannya untuk menambah wawasan dalam kegiatan pembelajaran dan mencari informasi terbaru tentang data-data pendidikan yang sempat booming ketika Dapodik muncul pertama kali. Dengan keuletannya, ia melanjutkan pendidikan S1 di Universitas Terbuka Jurusan PGSD lulus tahun 2014.

Berbekal hobinya membaca dan menulis, dengan mudah ia menyerap berbagai informasi yang diperolehnya melalu internet dan perkuliahan. Dari hobinya itulah, ia lantas membuat sebuah blog yang didedikasikan untuk para guru di wilayah pedalaman agar dapat mengakses segala informasi dan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan ketika dia terpilih menjadi Ketua KKG (Kelompok Kerja Guru) tahun 2012. Blog itulah yang mengantarkannya menjadi lincah menulis dan mengembangkan beberapa ide atau aplikasi yang diperuntukan untuk semua guru, khususnya guru SD.

Salah-satu blog yang dikelolanya gurusd.net terpilih sebagai penerima penghargaan Anugerah Peduli Pendidikan tahun 2015 kategori Blogger dari Kemendikbud. Ia juga pernah dinobatkan sebagai tokoh masyarakat pegiat IT bidang pendidikan dalam memajukan pendidikan oleh Pemerintah Daerahnya tahun 2016. Selain penghargaan tersebut, Deni juga pernah menjadi Juara 1 Tingkat Kabupaten Tabalong kategori Pembuatan Media Pembelajaran tahun 2015, Juara 1 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan untuk Website Sekolah tahun 2015 dan 2016.

Pria yang dikenal sebagai gurunya blogger pendidikan ini sekarang sedang melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Negeri Surabaya Jurusan Teknologi Pendidikan, sesuai dengan impiannya ingin lebih menguasai dan memperdalam teknologi dalam bidang pendidikan.(*)

Komunitas Ngopi

Jika ingin bermimpi, tidurlah. Tapi ketika ingin mewujudkan mimpi, bangunlah selagi asap kopi masih mengepul. Tabik!

3 komentar

Berkomentarlah yang baik dengan menggunakan bahasa yang sopan. Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas dan menyinggung.

Salam
EmoticonEmoticon