Thursday, February 28, 2019

Agar Lolos Seleksi Seminar Nasional Kesharlindungdikdas 2019

Kegiatan Seminar Nasional yang dilaksanakan Kesharlindung Tahun 2017
Seminar Nasional Tahun 2017
Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud melalui Subdit Kesharlindung telah banyak menyelenggarakan kegiatan penghargaan terhadap guru hebat di Indonesia. Kesharlindung adalah  Kesejahteraan, Penghargaan, dan Perlindungan. Sesuai dengan namanya, Kesharlindung Dikdas memberikan apresiasi, penghargaan dan perlindungan bagi guru pendidikan dasar.  Integritas dan kejujuran merupakan kunci sukses dalam setiap penyelenggaraan kegiatan.

Mengacu tahun-tahun sebelumnya, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesharlindung banyak ragamnya, diantaranya Bimtek Perlindungan Guru, Seminar Nasional, Workshop Literasi, dan Lomba Inovasi Pembelajaran yang terkenal dengan INOBEL. Khusus untuk Seminar Nasional, Semnas yang diadakan oleh Subdit Kesharlindung Dikdas Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar biasanya diadakan dua kali dalam satu tahun. Pelaksanaannya di bulan Mei dan di bulan Oktober menjelang peringatan Hari Guru Nasional (HGN).
Beberapa waktu lalu melalui blognya di gurindo.id, salah seorang staf yang merupakan artis kesharlindung, Pak Dakroni menginformasikan tentang SEMINAR NASIONAL 2019. Tidak berbeda dengan seminar tahun sebelumnya, Seminar Nasional 2019 juga akan diadakan di bulan Mei dan Oktober 2019. Jika tak ada perubahan jadwal, Seminar tahap 1 akan diadakan tanggal 21-24 Mei 2019. 

Lantas, bagaimana tekhnisnya agar bisa lolos mengikuti Seminar Nasional 2019? Sebelum mengulas lebih jauh hal tersebut, alangkah baiknya jika pembaca bisa mengetahui proses pelaksanaan Seminar Nasional di Kesharlindung Dikdas.

Proses Pelaksanaan Seminar Nasional

Bagi guru yang terpilih sebagai Peserta Seminar Nasional Kesharlindung Dikdas Tahun 2019, tentunya ia harus mengikuti seluruh kegiatan seminar yang dilaksanakan. 

Ketika pengumuman, biasanya peserta yang lolos seleksi telah dibagi menjadi dua, yaitu Peserta Presentasi dan Peserta Poster. Pembagiannya didasarkan pada rangking peserta sesuai dengan kualitas naskah yang dikirim. 

Sesi Presentasi Kegiatan Seminar Nasional 2017
Sesi Presentasi pada Kegiatan Seminar
Bagi peserta yang masuk pada Presentasi, pada saat pelaksanaan seminar ia harus melaksanakan presentasi di hadapan panelis dan peserta lainnya yang telah dikelompokkan menjadi beberapa kelas. Waktu presentasi tentu menyesuaikan dengan jumlah peserta yang masuk pada presentasi. 

Sedangkan untuk Poster, peserta tidak melaksanakan presentasi di hadapan panelis, ia hanya melakukan presentasi melalui poster yang telah dibuat, yang nantinya ada sesi kunjungan poster. Dalam sesi kunjungan poster itulah terjadi tanya jawab terhadap naskah yang telah dibuat. 
   
Presentasi Poster pada Seminar Nasional Kesharlindung
Sesi Presentasi Poster

Seleksi Naskah Seminar Nasional 2019

Untuk bisa menjadi peserta Seminar Nasional 2019, syarat pertama adalah harus memiliki akun Kesharlindung di SIMLKTI di https://kesharlindung.pgdikdas.kemdikbud.go.id/. Bagaimana cara mendaftarnya, silahkan langsung menuju web tersebut. Syarat pertama ini sifatnya wajib, karena tanpa akun tersebut, guru-guru pasti tidak akan bisa mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kesharlindung Diksas.

Jika sudah memiliki akun, calon peserta tinggal melakukan daftar jika pelaksanaan seminar telah dibuka dengan mengklik tombol APPLY dalam akun. Sesudah daftar, tahap selanjutnya adalah mengupload syarat administrasi berupa scan NUPTK dan Surat Ijin Melaksanakan Kegiatan dari Kepala Sekolah. Jika syarat administrasi telah diverifikasi, barulah peserta bisa mengirimkan atau mengupload naskah artikel yang diikutkan sesuai dengan tema yang dipilih. Naskah artikel itulah yang akan menentukan apakah peserta bisa terpilih sebagai peserta Seminar Nasional atau tidak.
Setelah melalui seleksi oleh Dewan Juri dari kalangan akademisi, peserta terpilih nantinya akan diumumkan di website kesharlindung. Peserta akan mengetahui nilai naskahnya apakah masuk kategori Presentasi atau Poster. Jika sudah terpilih, tahap selanjutnya tinggal menunggu undangan yang dikirim lewat email, baik kepada peserta terpilih maupun kepada Kepala Dinas Pendidikan setempat. Tugas Kepala Dinas Pendidikan adalah memberikan Surat Tugas bagi Peserta untuk mengikuti kegiatan Seminar Nasional.

Untuk transportasi dan akomodasi seluruhnya ditanggung oleh Kesharlindung. Inilah salah satu bentuk penghargaan kepada guru dengan memberinya kesempatan bisa bertemu muka dengan guru-guru dari seluruh indonesia sehingga bisa sharing pengalaman, dan sebagainya. 

Bagaimana agar Bisa Lolos Seleksi Seminar Nasional 2019?

Syarat utama agar bisa mengikuti Seminar Nasional 2019 adalah guru harus memiliki karya berupa Laporan Penelitian Tindakan Kelas. Memang, sesuai dengan tuntutan profesi, bukan hanya dosen yang harus melakukan penelitian sekarang ini. Bahkan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan di tingkat praktis juga harus melakukan penelitian di kelasnya. Penelitian itu dimaksudkan untuk menguji sejauh mana metode pembelajaran yang digunakan efektif dalam mengantarkan siswa mencapai tujuan belajarnya. Tujuan akhirnya tentu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Apakah Laporan Hasil Penelitian Tindakan Kelas itu nantinya yang akan dikirim untuk mengikuti seleksi naskah?

Tentu saja tidak. Tidak dalam arti bukan seluruh naskah PTK yang dikirimkan, melainkan PTK yang telah diubah menjadi naskah Artikel Ilmiah yang halamannya dibatasi antara 12-15 halaman. Pengubahan PTK menjadi Artikel Ilmiah tentu tak bisa dilakukan sembarangan, karena peserta harus mengikuti kaidah penulisan yang telah ditentukan. 

Kesharlindung Dikdas sebagai penyelenggara juga mengeluarkan petunjuk teknis. Dalam juknis itu disebutkan dengan jelas Sistematika Penulisan Artikel. Tidak boleh tidak, calon peserta seminar harus betul-betul memperhatikan juknis tersebut jika naskahnya ingin lolos seleksi.

Yang juga tak boleh ditawar-tawar adalah naskah harus asli tulisan sendiri. Sebab, dalam seleksi naskah juga ada tahap cek plagiarisme melalui similarity dan sitasi. Kesharlindung akan menggunakan aplikasi khusus untuk menguji keaslian naskah peserta. Namun jangan kawatir, untuk Seminar Nasional, biasanya ada toleransi plagiarisme maksimal 30%. Artinya, jika melebihi dari angka itu, otomatis naskahnya akan tersingkir.
Cek Similarity Seminar Nasional dan Inobel Kesharlindung
Hasil Cek Similarity
Untuk itulah, segera persiapkan naskah Anda agar bisa mengikuti Seminar Nasional Kesharlindung Dikdas Tahun 2019. Banyak keuntungan yang bisa diperoleh, disamping bisa bertemu dengan guru-guru hebat dari seluruh indonesia, naskah peserta nantinya akan diterbitkan dalam bentuk Prosiding. Daftar hadir dan lain-lain juga disiapkan untuk memfasilitasi peserta yang telah men-seminarkan Laporan PTK yang dibuatnya jika dibutuhkan untuk angka kredit. Tunggu apalagi? Segera siapkan naskah Anda yang terbaik.(*)

Komunitas Ngopi

Jika ingin bermimpi, tidurlah. Tapi ketika ingin mewujudkan mimpi, bangunlah selagi asap kopi masih mengepul. Tabik!

2 komentar

Assalamualaikum,
Terima kasih artikel nya sangat bermanfaat.
Mohon informasi, bagaimana cara mencetak kartu NUPTK?
Saya kesulitan dengan syarat ini. Terima kasih

cek NUPTK disini, http://gtk.data.kemdikbud.go.id/Data/Status kemudian screenshoot hasilnya dan diupload di syarat NUPTK. Trims

Berkomentarlah yang baik dengan menggunakan bahasa yang sopan. Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas dan menyinggung.

Salam
EmoticonEmoticon