Wednesday, April 24, 2019

Kemdikbud Buka Lowongan Mengajar di Luar Negeri untuk Guru Non PNS

Kabar gembira untuk Guru Bukan PNS (GBPNS). Tahun 2019 ini, Kemdikbud kembali membuka lowongan bagi guru non PNS untuk mengajar anak-anak imigran indonesia di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Hal ini tertuang dalam Pengumuman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 34401/A.A3/KP/2019 Tentang Seleksi Bersama Penerimaan Guru Dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun 2019.

Dijelaskan dalam pengumuman tertanggal 18 April 2019 itu, bahwa penempatan guru Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) berbeda-beda, mulai dari Riyadh, Jeddah, Cairo, Singapura, Kuala Lumpur, dan beberapa tempat lain. Sedangkan yang dibutuhkan adalah Guru Kelas SD, Guru Pendidikan Agama Islam dan Kristen, serta mapel-mapel lainnya untuk sekolah di tingkat lanjut.
Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri 2019
Pembekalan Calon Guru Untuk Pendidikan Anak-anak di Malaysia Tahun 2018
Untuk bisa mengikuti seleksi, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya adalah berkebangsaan Indonesia (WNI), berusia maksimal 40 tahun saat mendaftar, sehat rohani dan jasmani, terbebas dari narkoba, serta berkelakuan baik tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Persyaratan lainnya tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai swasta, dan tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja/ikatan dinas pada instansi pemerintah. Bagi guru-guru yang sudah mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) lebih diutamakan.

Di samping itu, ada sejumlah persyaratan khusus yang ditentukan, yaitu harus berstatus sebagai Guru bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS), memiliki ijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan IPK minimal 2.75, memiliki Sertifikat Profesi Pendidik linear dengan jabatan yang dilamar, serta memiliki kecakapan berbahasa inggris dibuktikan dengan sertifikat TOEFL Prediction Score minimal 450 atau lELTS 5.0.
Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia Luar Negeri 2019
Muhajir, M.Pd.I, Guru SDIT Kab. Gresik Yang Lolos sebagai Guru SILN Tahun 2018 di Malaysia
Meski bukan keharusan, tapi yang lebih diutamakan adalah memiliki pengalaman mengajar sesuai bidang yang diampu minimal 2 (dua) tahun, dan memiliki sertifikat/penghargaan tingkat nasionai sebagai keterampilan tambahan selain mengajar, seperti Olahraga, Pramuka, Seni Budaya, Keagamaan, Prakarya, Teknologi Informasi Komunikasi (ICT), Akuntansi/Keuangan dan lain-lain.

Khusus untuk pelamar guru di Sekolah Indonesia Tokyo dan Davao, lebih diutamakan yang berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan bagi pelamar Sekolah Indonesia Tokyo diutamakan memiliki kemampuan mengemudi kendaraan roda empat dibuktikan dengan melampirkan fotokopi SIM A.

Seleksi Bersama ini juga diperuntukkan bagi Tenaga Pendidikan yang berstatus bukan Pegawai Negeri Sipil. Untuk tenaga kependidikan, harus mempunyai pengalaman bekerja minimal 3 (tiga) tahun pada bidang tata usaha/administrasi perkantoran serta memahami pengelolaan keuangan dan aplikasi dapodik, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepaia Sekolah atau Ketua Yayasan.

Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran

Seleksi Bersama Penerimaan Guru Dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun 2019 ini dibuka mulai tanggal 18 April s.d. 8 Mei 2019. Hasil Seleksi Administrasi akan diumumkam tanggal 14 Mei 2019. Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi akan diadakan seleksi lanjutan pada tanggal 21 s.d 24 Mei 2019. Pengumuman Hasil Seleksi dilaksanakan pada bulan Juni 2019.

Bagi yang tertarik ingin mendapatkan pengalaman mengajar di luar negeri sebagai guru SILN, silahkan melakukan pendaftaran sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Pendaftaran dilaksanakan secara daring mulai tanggal 18 April s.d 8 Mei 2019 pukul 12.00 WIB.

Pada tahap awal, peserta melakukan pendaftaran/registrasi melalui laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.ld/slln dengan memasukkan nomor sertifikat profesi, NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan), dan atau NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).

Selanjutnya, pelamar melakukan login menggunakan username dan password yang dikirimkan melalui surat elektronik. Setelah berhasil login, peserta memilih jabatan yang akan dilamar, mengisi informasi data diri, mengunggah dokumen/berkas yang dipersyaratkan dan surat pernyataan keaslian berkas, sampai pelamat berhasil mencetak kartu peserta seleksi.

Keterangan lebih lanjut tentang tata cara pendaftaran, baca Pengumuman Seleksi Bersama Penerimaan Guru Dan Tenaga Kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun 2019 melalui tautan berikut:

Komunitas Ngopi

Jika ingin bermimpi, tidurlah. Tapi ketika ingin mewujudkan mimpi, bangunlah selagi asap kopi masih mengepul. Tabik!

Berkomentarlah yang baik dengan menggunakan bahasa yang sopan. Admin berhak menghapus komentar yang tidak pantas dan menyinggung.

Salam
EmoticonEmoticon